Mafia Judi Bakar Rumah Keluarga Wartawan

Aksi mafia judi kembali meresahkan warga di Kota Binjai Sumatera Utara. Kali ini, mafia judi bakar rumah seorang keluarga wartawan diduga kuat dibakar oleh sekelompok orang dari mafia judi karena sebelumnya media setempat memberitakan aktivitas judi di tempat tersebut. 

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 13, Juni 2021 di Lingkungan XII Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Sumatera Utara. Kaca rumah pecah dan sejumlah perabotan terbakar. Beruntung gerimis turun saat peristiwa itu terjadi sehingga api dapat cepat dipadamkan. 

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara mendesak agar Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengusut tuntas kejahatan tersebut. PWI menduga kuat pembakaran rumah orang tua salah satu wartawan tersebut memang disebabkan karena pemberitaan 

“Saya yakin kalau rumah saya dibakar orang. Karena tiba tiba ada suara bunyi yang keras dan tiba tiba saya melihat langsung api membesar. Spontan saya menjauhkan kereta (Sepeda Motor-red) yang hanya berjarak sekitar 1 meter dari api,” ujar Sabarsyah pemilik rumah seperti yang dikutip dari Lintaswarta.id. 

Saat kejadian, ada dua unit sepeda motor di dalam rumah yang beruntung masih bisa diamankan. Sabarsyah mengungkapkan jika dua orang anaknya adalah wartawan di sebuah koran ternama di Sumatera Utara. 

Bukan Yang Pertama Kali

Peristiwa pembakaran rumah ini bukanlah yang pertama. Tahun lalu, rumah anak Sabarsyah juga dibakar oleh orang tidak dikenal. Tidak hanya dibakar, anak-anak Sabarsyah juga pernah diserang hingga ditembak. 

Motifnya diduga kuat akibat pemberitaan aktivitas judi di wilayah tersebut. Namun, pembakaran rumah anaknya tersebut hingga saat ini masih belum mendapatkan titik terang. Padahal, setelah peristiwa tersebut ditemukan softgun yang seharusnya dapat dilacak oleh kepolisian. 

Sebagai warga negara, Sabarsyah hanya bisa berpasrah sambil menyerahkan proses hukum kepada kepolisian setempat. 

“Hukum jangan tajam kebawah tumpul keatas,” ucap Sabarsyah.

Polisi yang datang di lokasi kejadian meminta masyarakat untuk bersabar dan belum bisa berkomentar banyak karena semuanya masih dalam proses penyelidikan. “Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Sabar ya, mohon doa dari rekan rekan semua,” kata Kompol Aris Fianto selaku Kapolsek Binjai Kota. 

Pemuda Pancasila Dukung Aparat Berantas Mafia Judi

Desakan agar kepolisian Medan bisa menangkap mafia judi yang telah melakukan pembakaran kepada rumah orang tua salah satu jurnalis datang dari Pemuda Pancasila Medan Area. Ketua PAC PP Medan Area, Joko Tarigan polisi harus mampu mengungkap dalang intelektual kejadian tersebut. 

“Karena ini benar-benar preman. Sepertinya tidak ada hukum di mata mereka. Negara jangan sampai kalah oleh oknum preman yang semena menang membakar rumah jurnalis. Jelas-kelas jurnalis harus dilindungi oleh negara. Sebab wartawan dilindungi Undang Undang Pers no 40 tahun 1999″ ujar Joko Tarigan seperti yang dikutip dari Kongkrit.com. 

Ia juga menambahkan siap menerjunkan anggotanya untuk membantu aparat menangkap mafia judi karena sudah sangat meresahkan masyarakat. 

“Bila jurnalis berkenan PAC PP Medan Area siap kerahkan seribu massa ke Mapolda Sumut untuk aksi damai bela jurnalis” ujarnya. 

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar