Pelaku Judi Online Higgs Domino Dihukum Cambuk di Aceh

Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Aceh menghukum cambuk tiga orang pelaku judi online pada Rabu 9 Juni lalu. Ketiganya terbukti melakukan judi online di Higgs Domino. 

Hukuman cambuk dilaksanakan di halaman Masjid Tengku Chik di Pante Geulima, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 

Seperti diketahui, Aceh memang memiliki hukum sendiri yakni hukum syariat Islam yang tegas diberikan kepada masyarakat yang melanggar norma dan hukum Islam. Ketiga pelaku berinisial UB (34) warga Mutiara Timur Pidie, HM (20) dan FU (28) harus mendapat hukuman setimpal lantaran melanggar syariat Islam. 

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya, Mukhzan melalui Kasi Pidum, Deddy Syahputra ketiga pelaku dihukum 6 sampai 8 cambukan.  Selain cambuk, pelaku juga sudah terlebih dahulu menjalani hukuman penjara dua bulan.

Higgs Domino Marak Di Aceh

Permainan judi berbasis online Higgs Domino sedang marak di Aceh beberapa bulan terakhir. Bahkan tidak sedikit dari pelaku yang memang memanfaatkan permainan ini sebagai mata pencaharian. 

Pada Oktober 2020 lalu, UIama Aceh telah mengungkapkan keresahannya karena judi online ini marak di Aceh. Wakil Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh mengingatkan bahwa permainan tersebut adalah haram. 

“Penghasilan itu haram, (uang hasil) penjualan chip itu haram dimakan. Jualnya haram, belinya pun haram,”

Higgs Domino sendiri merupakan aplikasi judi online berbasis Android di mana dalam aplikasi tersebut ada permainan seperti domino, kartu dan slot. Sebagai alat transaksi, aplikasi menyediakan fasilitas top up dan kirim chip atau koin emas. 

Satreskrim Polres Pidie bergerak cepat dengan menangkap penjual chip higgs domino di Kecamatan Delima. Sebanyak 9 orang akhirnya diamankan oleh petugas. Mereka dijerat dengan pasal maisir yang menghukum pelaku judi hingga 45 kali cambukan. 

“Bahwa setiap orang yang dengan sengaja menyelenggarakan, menyediakan fasilitas, atau membiayai jarimah maisir sebagaimana termaktub dalam pasal 18 dan pasal 19 diancam dengan 45 kali cambuk atau denda paling banyak 450 gram emas murni dan penjara paling lama 45 bulan.”.

Tagged with:

Tinggalkan sebuah Komentar